Cerna Gambar dengan Kata-kata

50 Striker Terbaik Piala Dunia Dekade 2000’s (Urutan 5-1)

Piala Dunia selalu menghasilkan kejutan dan sejarah. Legenda sepakbola dunia, seperti Diego Maradona, Pele, Franz Beckenbauer bermain luar biasa di Piala Dunia. Oleh karena itulah, Dinolefty mencoba merangkum pemain-pemain terbaik dalam Piala Dunia satu dekade terakhir. Piala Dunia yang dimaksud adalah Piala Dunia 2002, 2006 dan 2010.

Dinolefty telah merangkum 50 Striker terbaik dekade 2000′s, 50 pemain tengah terbaik dekade 2000′s, 50 pemain belakang terbaik dekade 2000′s, dan 50 Kiper terbaik dekade 2000′s. Pada postingan terdahulu, dinolefty telah memuat 50 striker terbaik dekade 2000′s urutan 50-41, urutan 40-31, urutan 30-21, urutan 20-11 dan urutan 10-6, untuk melengkapi list inilah 50 striker terbaik dekade 2000′s  urutan 5-1. Khusus untuk urutan 10 besar, Dinolefty akan membagi postingan menjadi dua bagian. Urutan 10-6, dan posisi 5 hingga 1.

5. Lukas Podolski (Jerman) (Piala Dunia 2006 dan 20010)

Lukas Podolski

Lahir pada 4 Juni 1985 (1985-06-04) (umur 25). Podolski bermain untuk timnas Jerman dari tahun 2004 hingga sekarang. Ia memiliki 81 caps timnas dengan 41 gol. Podolski merupakan keturunan Polandia dan Jerman, namun Ia memilih bermain untuk timnas Jerman ketimbang Polandia. Podolski memulai karir di klub FC Köln. Ia mulai masuk ke dalam tim inti, tahun 2003 ketika umurnya baru 18 tahun. Pada musim pertama profesionalnya ia berhasil mencetak 10 gol dari 19 kali penampilan. Penampilan yang bagus ini membuatnya dipanggil timnas untuk bermain di Euro 2004. Podolski memulai debutnya pada 6 Juni 2004, beberapa hari setelah hari ulang tahunnya, ketika Jerman melakukan uji coba melawan Hongaria. Sejak saat itu, Podolski merupakan bagian penting dari timnas Jerman. Podolski telah bermain di turnamen besar seperti Euro 2004, 2006 World Cup, Euro 2008, 2010 World Cup.

Podolski bermain di Piala Dunia, 2006 dan 2010. Ia bermain 13 kali di Piala Dunia, mencetak 5 gol dan 2 assist. Ia membawa Jerman menjadi juara tiga di Piala Dunia 2006 dan 2010. Pada Piala Dunia 2006 di Jerman,Podolski bermain 7 kali, mencetak 3 gol. Ia mendapatkan gelar World Cup’s Best Young Player, berada di atas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Ia bermain 6 kali, mencetak 2 gol dan 2 assist. Podolski gagal mengeksekusi penalty ketika Jerman dikalahkan Serbia 1-0 di fase grup. Podolski dan Klose menjadi duet yang produktif selama Piala Dunia 2006 dan 2010.

Podolski lebih banyak menghabiskan karirnya di klub FC Köln. Ia bahkan bertahan ketika FC Köln terdegradasi ke 2. Fußball-Bundesliga keluar dari Bundesliga pada musim 2004-2005. Podolski juga sempat bermain untuk Bayern Munich pada musim 2006-2007 hingga 2008-2009. Penghargaan yang pernah didapatkan Podolski antara lain : World Cup’s 2006 Best Young Player, UEFA Euro 2008 Team of the Tournament , UEFA Euro 2008 Silver Boot. Ia juga membawa Jerman menjadi juara tiga Piala Dunia 2006 dan 2010, serta Runner Up Euro 2008.

4. Diego Forlan (Uruguay) (Piala Dunia 2002 dan 2010)

Diego Forlan

Lahir pada 19 Mei 1979 (1979-05-19) (umur 31). Forlan bermain untuk timnas Uruguay dari tahun 2002 hingga sekarang. Ia telah bermain 69 kali untuk Uruguay dengan mencetak 29 gol. Forlan bermain di Piala Dunia 2002 dan 2010 untuk Uruguay. Forlan terkenal dengan tendangannya yang akurat. Ia juga sangat baik dalam memanfaatkan setiap kesempatan menjadi gol. Saat ini Forlan bermain untuk Atlético Madrid. Forlan mendapatkan gelar Pichichi Trophy, Top Skor Liga Spanyol dan European Golden Shoe pada musim 2004–05 (ketika bermain untuk Villarreal, dan 2008–09 ketika bermain untuk Atlético Madrid). Ia juga mendapat gelar Golden Ball sebagai pemain terbaik 2010 FIFA World Cup. Forlan sempat bermain di Manchester United pada musim 2002-2003 hingga 2003-2004 namun Ia gagal bersinar ketika itu.

Forlan memulai debut timnas pada tahun 2002. Tak lama berselang, Ia juga dipanggil ke timnas Uruguay menuju Piala Dunia 2002. Saat itu, Ia masih menjadi cadangan bagi pemain seperti Alvaro Recoba dan Dario Silva. Seiring waktu, permainan Forlan meningkat dan Ia menjadi pilihan utama dalam timnas Uruguay hingga sekarang.

Forlan bermain di Piala Dunia 2002 dan 2010. Ia bermain 8 kali dengan mencetak 6 gol dan 1 assist. Ia juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2010. Pada Piala Dunia 2002, Forlan bermain 1 kali, sebagai pemain pengganti dan mencetak 1 gol. Pada Piala Dunia 2010, Forlan bermain 7 kali sebagai starter, mencetak 5 gol dan 1 assist. Ia berhasil membawa Uruguay mencapai babak semifinal. Ia seringkali mencetak gol penting yang membawa Uruguay ke babak Semi Final. Forlan juga menjadi Pemain yang mencetak tiga gol dari luar kotak penalty selain Lothar Matthäus pada Piala Dunia 1990. Forlan terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2010, dan juga terpilih dalam Team of the Tournament Piala Dunia 2010.

Forlan memulai karir di klub Independiente tahun 1998. Ia bermain 80 kali di Liga untuk Independiente dan mencetak 37 gol. Kepiawaiannya di Independiente membuatnya ditarik oleh Manchester United pada musim 2002-2003. Ia kurang bersinar di Manchester United. Selanjutnya ia dijual oleh Manchester United ke Villarreal. Villarreal mengembalikan ketajamannya, terbukti dengan keberhasilan Forlan meraih Pichichi Trophy dan European Golden Shoe pada musim 2004-2005. Ia akhirnya pindah ke Atlético Madrid musim 2007-2008 dan bermain di sini hingga saat ini.

Forlan mendapatkan beberapa gelar penting dalam sepakbola antara lain : European Golden Shoe musim 2004–05 dan 2008–09; Pichichi Trophy, Top Skor Liga Spanyol musim 2004–05, 2008–09; FIFA World Cup Golden Ball 2010, Team of the Tournament World Cup 2010, bersama Manchester United memenangkan gelar Premier League musim 2002–03, FA Cup musim 2003–04, FA Community Shield tahun 2003; bersama Atlético Madrid memenangkan UEFA Europa League musim 2009–10 dan Piala Super Eropa 2010.

3. David Villa (Spanyol) (Piala Dunia 2006 dan 2010)

David Villa

Lahir pada 3 Desember 1981 (1981-12-03) (umur 28). Villa bermain untuk timnas Spanyol dari tahun 2005 hingga sekarang. Ia telah bermain 67 kali untuk timnas Spanyol dengan mencetak 44 gol. Saat ini Villa bermain untuk FC Barcelona sebagai striker. Villa dijuluki El Guaje (The Kid dalam bahasa Asturian). Meskipun hanya memiliki tinggi 175 cm, tergolong pendek untuk ukuran eropa, Villa tetap merupakan seorang striker yang berbahaya. Ia memiliki kecepatan, teknik yang baik, serta finishing yang mematikan. Villa dianggap sebagai salah satu legenda pada klub Valencia. Pada musim 2010-2011, Villa ditransfer oleh Barcelona dari Valencia dengan harga 40 juta Euro.

David Villa memulai debut timnas pada 9 Februari 2005, ketika timnas Spanyol bermain mengalahkan San Marino 5-0 pada babak kualifikasi Piala Dunia 2006. Untuk pemain sekaliber Villa, debutnya termasuk terlambat, karena Ia baru memulai debut timnas pada usia 24 tahun. Kesuksesannya di Klub Valencia pada musim 2005-2006, membuatnya dipanggil ke dalam skuad Piala Dunia 2006. Hingga sekarang Villa telah bermain di turnamen besar seperti 2006 FIFA World Cup, Euro 2008, 2009 FIFA Confederations Cup dan 2010 FIFA World Cup. Kesuksesan David Villa di timnas Spanyol tidak bisa dilepaskan dari sosok Luis Aragonés, pelatih inilah yang pertama kalinya memanggil Villa ke timnas. Aragones lebih memilih Villa dan mengesampingkan peranan Raúl Gonzales sebagai legenda dan pilihan utama timnas Spanyol sebelumnya. Villa tidak hanya menggantikan Raul, ia juga menggantikan nomor 7 milik Raul dan memecahkan rekor 44 gol Raul di timnas Spanyol.

Villa menjadi pemain inti timnas Spanyol yang menjadi juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Pada Euro 2008, Ia membawa Spanyol menjadi juara Eropa sekaligus mendapatkan Golden Boot, sebagai Top Skor turnamen dengan 4 gol, Ia juga termasuk ke dalam UEFA Euro 2008 Team of the Tournament.

Villa bermain pada Piala Dunia 2006 dan 2010. Total Ia bermain pada 11 pertandingan di Piala Dunia dengan mencetak 8 gol dan 1 assist. Pada Piala Dunia 2006, Ia bermain 4 kali dengan mencetak 3 gol. Spanyol dikalahkan Prancis pada babak 16 besar. Pada Piala Dunia 2010, Ia bermain 7 kali, menjadi pilihan utama pada posisi striker. Ia mencetak 5 gol dan 1 assist. Pada pertandingan melawan Honduras, Villa hampir mencetak hattrick jika saja tendangan Penaltynya berhasil. Villa berhasil membawa Spanyol menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Ia juga terpilih dalam FIFA World Cup 2010 All-Star Team. Villa juga mendapatkan gelar 2010 FIFA World Cup Silver Shoe, sebagai Runner Up Top Skor Piala Dunia 2010 dibawah Thomas Mueller, dan 2010 FIFA World Cup Bronze Ball sebagai pemain terbaik ketiga Piala Dunia 2010 dibawah Diego Forlan dan Wesley Sneijder. Villa mencetak total 8 gol di putaran Final Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak Spanyol sepanjang sejarah Piala Dunia.

David Villa memulai karir di klub Sporting Gijón. Ia lalu ditransfer ke Real Zaragoza pada musim 2003-2004 dengan harga yang diperkirakan mencapai 3 juta Euro. Pada musim pertama di Zaragoza, ia mencetak 17 gol dari 38 pertandingan La Liga. Ia secara total mencetak 32 gol dalam 73 penampilan La Liga untuk Real Zaragoza. Valencia membelinya dari Zaragoza seharga 12 juta Euro pada musim 2005-2006. Karir Villa mulai bersinar di Valencia, yang membuatnya dipanggil Luis Aragonés untuk bermain di Piala Dunia 2010. Secara keseluruhan Villa bermain 166 kali dan mencetak 108 gol untuk Valencia di La Liga. Pada 19 Mei 2010, sesaat sebelum Piala Dunia 2010 dimulai Barcelona membeli David Villa dari Valencia seharga 40 juta Euro.

David Villa memenangkan banyak gelar selama karirnya, diantaranya : Valencia Top Scorer musim 2005-06, 2006-07, 2007-08, 2008-09, 2009-10; Spain all time top scorer: 44 goals; Spain’s all time top scorer in FIFA World Cup matches; Don Balón Award (Spanish Player of the Year) musim 2005-06; Zarra Trophy, penghargaan pencetak gol pemain local Spanyol terbanyak di La Liga musim 2005-06, 2006-07, 2008-09, 2009-10; UEFA Euro 2008 Golden Boot; UEFA Euro 2008 Team of the Tournament ; 2009 FIFA Confederations Cup Bronze Shoe; 2009 FIFA Confederations Cup Team of the Tournament; 2010 FIFA World Cup Silver Shoe; 2010 FIFA World Cup Bronze Ball; FIFA World Cup All-Star Team tahun 2010.

Ia juga memenangkan banyak Piala bersama klub dan timnas Spanyol, diantaranya : bersama Real Zaragoza : Copa del Rey tahun 2004, Supercopa de España tahun 2004. Bersama Valencia : Copa del Rey tahun 2008. Bersama Barcelona : Supercopa de España tahun 2010. Ia juga memenangkan UEFA European Championship tahun 2008; dan FIFA World Cup tahun 2010 bersama timnas Spanyol.

2. Ronaldo (Brazil) (Piala Dunia 1998, 2002 dan 2006)

Ronaldo

Lahir pada 22 September 1976 (1976-09-22) (umur 34). Ronaldo lahir dengan nama Ronaldo Luis Nazário de Lima. Ronaldo bermain untuk timnas Brazil dari tahun 1994 hingga 2006. Ia telah bermain 97 kali dengan 62 gol untuk timnas Brazil. Ronaldo adalah pemain dengan bakat luar biasa. Kecepatan lari, teknik prima, dribble kelas dunia dan finishing sempurna menjadikan Ia pemain yang sangat berbahaya pada masa jayanya. Saat ini Ronaldo bermain untuk Corinthians. Ronaldo dianggap sebagai pemain terbaik di akhir dekade 1990-an dan awal dekade 2000-an. Ia memenangkan Ballon d’Or atau European Footballer of the Year dua kali dan FIFA Player of the Year tiga kali. Ia juga dipilih oleh goal.com sebagai pemain terbaik dekade 2000-an dalam sebuah polling online. Ronaldo menjadi bagian timnas Brazil yang memenangkan Piala Dunia 1994 (ketika itu Ronaldo tidak bermain), Runner Up Piala Dunia 1998 dan Juara Piala Dunia 2002. Ronaldo telah memenangkan banyak gelar dalam karirnya. Ia dijuluki Il Fenomeno oleh media Italia.

Ronaldo memulai debut timnas pada usia 17 tahun ketika Brazil menghadapi Argentina pada tahun 1994 dalam sebuah pertandingan persahabatan. Ia juga terpilih dalam skuad timnas Brazil menuju Piala Dunia 1994 dalam usia 17 tahun. Sayang sekali ia tidak bermain. Ketika itu nama yang tercantum dalam kostumnya adalah Ronaldinho (“little Ronaldo” dalam bahasa Portuguese). Pada 1996 Olympic Games ia membawa Brazil memenangkan medali perunggu. Ia juga terpilih sebagai FIFA World Player of the Year tahun 1996 dan 1997.

Ronaldo bermain pada Piala Dunia 1998, 2002 dan 2006. Secara keseluruhan Ia bermain 19 kali dan mencetak 15 gol dan 4 assist. Jumlah gol ini merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Hingga saat ini belum ada pemain yang bisa memecahkan rekor total 15 gol yang dicetak Ronaldo di Piala Dunia. Pada Piala Dunia 1998, Ronaldo bermain 7 kali mencetak 4 gol dan 3 assist. Ia membawa Brazil ke Final untuk bertemu Prancis, namun beberapa saat sebelum final, Ronaldo terserang sebuah penyakit aneh yang membuat Ia tidak tampil maksimal di babak final yang berujung pada kekalahan Brazil 3-0 dari Prancis. Beberapa rumor menyebutkan bahwa Ronaldo terserang semacam epilepsy dan ada juga yang berspekulasi bahwa Ronaldo telah diracun sesaat sebelum pertandingan dimulai. Pada Piala Dunia 2002, Ronaldo bermain 7 kali mencetak 8 gol. Ia membawa Brazil menjadi Juara Piala Dunia dengan hasil sempurna, 100% menang. Ronaldo menjadi Top Skor turnamen. Ia juga menjadi Runner Up pemain terbaik dibawah Oliver Kahn. Ia juga terpilih dalam Team of the Tournament. Pada Piala Dunia 2006, Ronaldo bermain 5 kali, mencetak 3 gol dan 1 assist. Ronaldo memecahkan rekor total 14 gol Gerd Müller, setelah mencetak gol ke-15 nya di Piala Dunia ketika Brazil mengalahkan Ghana di babak 16 besar.

Ronaldo memulai karir di klub Cruzeiro pada musim 1993-1994. Pada musim pertamanya Ia mencetak 12 gol dari 14 pertandingan Liga Brazil. Ia lalu pindah ke PSV Eindhoven Belanda, bermain dari 1994-1996, Ia mencetak 42 gol dalam 46 pertandingan Eredivisie, Liga Belanda. Ronaldo sempat bermain untuk Barcelona pada musim 1996-1997, mencetak 34 gol dalam 37 pertandingan La Liga. Ronaldo juga sempat bermain di Internazionale Milan, selama 1997-2002. Ronaldo selanjutnya juga sempat bermain untuk Real Madrid pada 2002-2007 dan AC Miilan musim 2007-2008. Ronaldo menjadi pemain yang bermain di empat klub yang saling bermusuhan di liga domestic, yaitu Barcelona dan Real Madrid, serta Inter Milan dan AC Milan.

Ronaldo juga dikenal sebagai seorang Playboy dan senang pada kehidupan malam. Beberapa nama model, artis atau wanita terkenal lain yang pernah menjalin hubungan dengan Ronaldo antara lain, Susana Werner, Milene Domingues, Daniela Cicarelli, Raica Oliveira, Maria Beatriz Antony dan banyak wanita lainnya.

Ronaldo memenangkan banyak gelar dan penghargaan sepanjang karirnya. Penghargaan tersebut antara lain :

Bersama Klub

Cruzeiro

PSV

Barcelona

Internazionale

Real Madrid

Corinthians

Timnas Brazil

Individual

1. Miroslav Klose (Jerman) (Piala Dunia 2002, 2006 dan 2010)

Miroslav Klose

Lahir pada 9 Juni 1978 (1978-06-09) (umur 32). Klose bermain untuk timnas Jerman dari tahun 2001 hingga sekarang. Ia memiliki 103 caps timnas dengan 55 gol. Seperti halnya Lukas Podolski, Klose merupakan keturunan Polandia dan Jerman, namun Ia memilih bermain untuk timnas Jerman ketimbang Polandia. Ia bermain untuk Bayern Muenchen di Bundesliga. Klose memegang rekor sebagai satu-satunya pemain yang berhasil mencetak minimal 4 gol dalam tiga Piala Dunia. Ia juga menyamai pencapaian legenda Jerman Gerd Müller, dengan mencetak total 14 gol di Piala Dunia. Klose juga memegang rekor Germany’s second all time top scorer dengan 55 goal dibawah sang legenda Gerd Müller. Klose dikenal dengan kemampuan sundulan yang luar biasa. Klose sangat bagus dalam penempatan posisi dan finishing. Klose benar-benar memanfaatkan tinggi badannya yang mencapai 182 cm dengan sering mencetak gol melalui sundulan.

Klose telah bermain di turnamen besar seperti 2002 World Cup, Euro 2004, 2006 World Cup, Euro 2008, 2010 World Cup. Klose terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia dekade 2000-an versi dinolefty melebihi Ronaldo lebih dikarenakan Klose mencapai 14 gol dalam Piala Dunia yang terjadi pada satu dekade saja yaitu dekade 2000-an (2002, 2006 dan 2010) sementara Ronaldo mencapai 15 gol dalam dekade yang berbeda (dekade 90-an pada Piala Dunia 1998 dengan 4 gol dan dekade 2000-an pada Piala Dunia 2002 dan 2006 dengan 11 gol).

Klose bermain di tiga Piala Dunia, Piala Dunia 2002, 2006 dan 2010. Ia membawa Jerman tiga kali mencapai semifinal. Runner Up Piala Dunia 2002, Juara Tiga Piala Dunia 2006 dan Juara Tiga Piala Dunia 2010. Pencapaian gol Klose cukup stabil selama Piala Dunia, Piala Dunia 2002, Klose mencetak 5 gol; Piala Dunia 2006 dengan 5 gol; dan Piala Dunia 2010 dengan 4 gol. Klose bermain dalam 19 pertandingan Piala Dunia, dengan mencetak 14 gol dan 2 assist.

Pada Piala Dunia 2002, Klose bermain 7 kali, mencetak 5 gol dan 1 assist. Klose membawa Jerman menjadi Runner Up. Ia juga terpilih sebagai anggota Team of the Tournament. Klose juga meraih World Cup Silver Shoe, sebagai Runner Up Top Skor dibawah Ronaldo pada Piala Dunia 2002 dengan 5 gol. Pada Piala Dunia 2006, Klose bermain 7 kali, mencetak 5 gol dan 1 assist. Ia membawa Jerman menjadi juara ketiga. Klose juga terpilih sebagai anggota Team of the Tournament. Klose memenangkan World Cup Golden Shoe sebagai Top Skor dengan 5 gol. Pada Piala Dunia 2010, Klose bermain 5 kali, mencetak 4 gol. Klose mendapat kartu merah ketika Jerman dikalahkan Serbia 1-0 pada penyisihan grup. Klose kembali membawa Jerman menjadi juara tiga Piala Dunia.

Klose memulai karir di FC Homburg, sebuah klub kecil di Jerman. Pada musim 1999-2000, Klose pindah ke FC Kaiserslautern. Permainan Klose mulai berkembang di sini, Ia akhirnya mendapatkan kesempatan membela timnas Jerman. Klose melakukan debutnya pada 24 Maret 2001 melawan Albania. Klose sebelumnya menolak tawaran untuk membela timnas Polandia. Pada musim 2004-2005, Klose dibeli oleh Werder Bremen seharga 5 juta Euro. Selanjutnya Klose dibeli oleh Bayern Muenchen pada musim 2007-2008 dan masih bertahan di sana hingga sekarang. Sepanjang karirnya, Klose selalu bermain di klub Jerman, tidak pernah bermain untuk Klub di luar Jerman.

Klose memenangkan banyak gelar dan penghargaan sepanjang karirnya. Klose mendapatkan gelar Team of the Tournament Piala Dunia 2002 dan 2006; Bundesliga Top Goalscorer (25 goals) musim 2005 – 2006; German Footballer of the Year: 2006; World Cup Silver Shoe tahun 2002; World Cup Golden Shoe tahun 2006. Bersama Werder Bremen ia memenangkan DFB-Ligapokal atau Piala Liga Jerman tahun 2006. Bersama Bayern Munich, Klose mendapatkan Bundesliga musim 2007–08, 2009–10; UEFA Champions League Runner-up musim 2009–10 DFB-Pokal atau Piala Jerman tahun 2008, 2010; DFB-Ligapokal tahun 2007. Bersama timnas Jerman, FIFA World Cup Runner-up tahun 2002; FIFA World Cup juara tiga tahun 2006 dan 2010; serta UEFA European Football Championship Runner-up tahun 2008 .

About these ads

One response

  1. Anonymous

    Sejarah roberto bagio itali

    June 22, 2013 at 7:40 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 13,836 other followers