Cerna Gambar dengan Kata-kata

Butir-butir Pancasila P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila)

Hampir 13 tahun sejak reformasi tahun 1998 berlalu. Tidak ada kemajuan berarti. Bahkan Indonesia terancam dalam kondisi yang jauh lebih buruk. Pengangguran meningkat, hutang luar negeri bertambah, korupsi merajalela dan dipertontonkan di depan umum, tayangan media yang semakin tidak mendidik, konfrontasi horizontal antara warga negara. Sistem multipartai dan koalisi yang tidak jelas, politik dagang sapi, pemilu yang mahal dan tidak efisien, BUMN yang semakin banyak dijual, dan sebagainya.. Oh tidaakk.. !!! Apa yang telah kita perbuat pada tahun 1998 (apakah kita telah membawa diri kita sendiri ke kehancuran) ? Apakah kita telah dalam jalur yang benar ? Pertanyaan itu sering bergelantungan di imajinasi Saya.

Apa yang salah dengan negara ini ? Kembali pertanyaan itu menghampiri Saya setiap saat. Beberapa orang akan menjawab ini kan Warisan Orde Baru!!! Hmmm.. dalam hati Saya bertanya-tanya, bagian mana yang warisan orde baru ? Multi Partai , tentu tidak, jaman Orde baru hanya ada tiga partai dan lebih efisien, lha Amerika yang kampiun Demokrasi aja hanya dua partai kok.. Media ga terkontrol ? tentu bukan .. Pendidikan dan Biaya kesehatan mahal… Di orde baru, jauh lebih murah… Privatisasi BUMN ? hmmm.. pada masa orde baru nggak tuh..  Kelangkaan pangan ? Jaman orde baru kan bisa swasembada beras malah. hmmm warisan orde baru belah mananya ? Ok deh, Korupsi.. iya itu benar.. tapi, sekarang lebih parah dan dipertontonkan. Kebebasan berpendapat.. Iya, di jaman sekarang lebih bebas, sangat bebas malah. Sampai melecehkan pemerintah pun boleh..  Keterlaluan.. !!!

Baiklah, kembali ke tema. Beberapa orang yang anti orde baru, rasanya sangat anti dengan P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Mungkin seperti  pada jaman Orde Baru yang alergi dengan komunisme. Beberapa orang berpendapat, Buat apa ada P4, toh pelaksananya, pemerintah banyak yang tidak menerapkan prinsip-prinsip P4. Hmmm.. menurut Saya, Isi P4 sebenarnya SANGAT BAGUS DAN BERMANFAAT. Apalagi di tengah krisis jatidiri bangsa saat ini. Saya punya analogi seperti berikut, JIKA SEORANG DOKTER MEMBERITAHUKAN KEPADA ANDA BAHWA : MEROKOK DAPAT MERUSAK KESEHATAN DAN MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN ANDA. Saya yakin, banyak dari kita yang setuju. Namun, Jika ternyata Si DOKTER ternyata adalah seorang PEROKOK yang melanggar apa yang dikampanyekannya, apa anda akan menjadi tidak percaya akan pesan di DOKTER tadi ?

Jika pertanyaan ini diajukan kepada Saya, Jawaban Saya : Saya tetap percaya Bahwa Merokok itu berbahaya buat kesehatan. Pesan yang disampaikan oleh si Dokter adalah bermanfaat dan benar, karena itu Saya mempercayainya. Mengenai si Dokter-nya merokok atau tidak, itu hal yang berbeda.

Begitu juga dengan P4. Pada analogi di atas, pesan merokok membahayakan kesehatan dianggap setara dengan isi P4. Sementara si Dokter dapat disetarakan dengan pelaksana kampanye P4 (pemerintah). Apakah bagian pemerintah itu menjalankan isi P4 atau tidak, itu hal yang lain. Ada dokter yang merokok, dan ada juga yang tidak. Begitu juga dengan pelaksana pemerintahan, ada yang melaksanakan prinsip P4 dan ada juga yang tidak.

Ini adalah poin-poin dalam butir-butir pancasila. Resapi dan hayati isinya, dan rasakan betapa “dalam” isinya.

isi butir butir pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

(1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(4) Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(5) Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
(6) Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
(7) Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

(1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
(3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
(4) Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
(5) Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
(6) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
(7) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
(8) Berani membela kebenaran dan keadilan.
(9) Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
(10) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia

(1) Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(2) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
(3) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
(4) Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
(5) Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
(6) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
(7) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

(1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
(2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
(3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
(4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
(5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
(6) Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
(7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
(9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
(10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

(1) Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
(2) Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
(3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
(4) Menghormati hak orang lain.
(5) Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
(6) Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
(7) Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
(8) Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
(9) Suka bekerja keras.
(10) Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
(11) Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Mudah-mudahan bermanfaat. Untuk Indonesia yang lebih baik.

44 responses

  1. Pingback: Minta pendapat rekan semua mengenai kebebasan berpendapat di era reformasi saat ini… !!! Trims..? | Indonesia Search Engine

  2. Anonymous

    SAYA SEPENDPAT DNGAN NILAI2 DI ATAS…….,,, TETAPI MASALAH ANTARA REFORMASI N ORDEBARU.. SAMA AJA,,, SMA2 TDK MNGAMALKAN PANCASILA DNGAN BAIK,,
    SAYA MAU TANYA MENGAPA P4 ITU D TIADAKAN……?

    September 13, 2011 at 8:26 pm

    • Anonymous

      wah…. butir2 pancasila yang saya hafal gak sebanyak itu, tapi saya tetep yakin pedoman2 itu terbaik buat bangsa…… banyak yang latah dengan kata perubahan…..tidak berfikir perubahan yang positif atau negatif…..huh……. saya masih yakin dengan wejangan mbah hasyim asy’ari……almuhafadhoh bil qodimissholih wal akhdhu bil jadidil ashlah………

      April 28, 2012 at 12:41 pm

    • Sonic

      karena sejak adanya crisis kepercayaan thdp masa pemerintahan orde baru rakyat menganggap P4 adalah salah satu simbol orde baru yg hrs disiingkirkan baru kemudian muncul alasan2 untk menyingkirkannya antara lain:
      1. Penataran P4 tidak membiarkan org berpendapat. Saat penataran hanya ada isi butir Pancasila n org tdk bleh memberi pendapat mengenai butir Pancasila tersebut.
      2. Penataran p4 selalu sama dari saat akan masuk SMP, SMA, dan kuliah.
      3. n bnyk lgi alsan yg dicari utk menghapuskan p4 ini

      sumber (P Guru Pkn)

      October 27, 2012 at 3:20 am

  3. Wafirotul Mufarichah

    Mas bro tlong cantumkan referensi bukunya ya… thanks a lot

    October 27, 2011 at 8:16 pm

  4. Umi Najma

    mudah-mudahan pancasila tetap menjadi ideologi yang terbaik sepanjang masa……..

    November 17, 2011 at 11:00 am

  5. crinnum makuker

    Bagaimana ya caranya agar masyarakat indonesia mengetahui betapa pentingnya Ideologi negara kita ini???????

    Apakah ada hubungannya dengan sistem-sistem negara kita sehingga masyarakat kita jadi acuh????

    Apakah sulit memahami dan mengamalkan pancasila???
    Indonesia negeriku,tetaplah bersabar.
    Kau adalah negara terkaya,terluar biasa,tanah DOA,,pastilah TUHAN ALLAH membuat rakyatmu juga lebih sadar..

    December 25, 2011 at 9:47 pm

    • heru

      terap kan lah pancasila yg adil dalam hal hukum utama nya…

      February 14, 2012 at 11:31 pm

  6. rahman

    P4 telah dibunuh oleh syahwat politik, sekarang ini akibatnya, perlu dihidupkan lagi dalam menghidupkan sistem yang bermoral , berkarakter dan bangsa yang bermartabat

    December 27, 2011 at 4:56 am

    • Setuju. Kita sempat mengalami Orbaphobia, sehingga semua yang berasal dari orde baru ditolak, padahal banyak juga hal-hal yang baik dari orde baru yang pantas untuk dilanjutkan. Kita sebagai bangsa harus lebih bijak, jangan terjebak ke dalam dendam politik berkepanjangan.

      December 27, 2011 at 6:03 pm

  7. heru shelembhe

    kita bangsa ya mempunyai idiologi, tetapi mengapa sebagian idiologi tersebut belum ada di terap kan???
    terap kan lah idiologi tersebut dengan benar dan tidak pandang siapa pun itu..
    trims..

    February 14, 2012 at 11:38 pm

  8. misspurple

    masbro sekalian..coba deh baca buku “Pancasila versi Orde Baru dan asal muasal negara organis (integralistik)” hasil desertasi David Bourchier (seorang indonesianist)

    disana akan dibedah habis bagaimana dulu masa orde baru memanfaatkan Pancasila utk dipolitisasi yg salah satu tujuan nya adalah menyerang lawan2 politik nya..selain itu ada juga tujuan ekonomi (tentu ny bukan ekonomi kerakyatan yg dibela)

    salah satu produk ny adalah P4 ..memang sekilas terlihat sangat baik dan menarik..tp sebenarnya banyak yg direduksi/dikorupsi dari nilai2 & semangat asli saat pertama kali dirancang..terutama pada sila ke 4 dan ke 5

    –sekian
    –supersmile,,misspurple :)

    February 17, 2012 at 1:22 pm

  9. misspurple

    saya sepakat dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan sudah semesti ny di transformasikan kedalam kehidupan berbangsa kita sehari-hari…karena dulu bapak2 pendiri bangsa kita adalah orang2 yg brillian dibidang ny sehingga dapat merumuskan Pancasila yg dipuji oleh belahan negara lain…

    tp yg sy tidak suka adalah ketika OrdeBaru dulu memanfaatkan Pancasila utk kepentingan politik mereka…mudah2 akan ada cara baru utk membantu masyarakat dalam pengamalan pancasila..tp itu bukalah P4 produk ordebaru…

    –super smile :)

    February 17, 2012 at 1:27 pm

    • sebagai anak bangsa yang lahir dari tanah air nusantara berarti kita mengaplikasikan pancasila bukan wacana mari kita berjuang menuju nusantara jaya dengan membaca kondisi ibu pertiwi yang lagi merintih

      March 26, 2012 at 6:19 pm

      • yuk…..kita bangun gerakan penguatan Pancasila, mulai dari yang sederhana….. tiap ada pertemuan, rapat dsb bersama-sama mengucapkan Pancasila……., mengucapkan, menghafal, mengerti, memahami, dan mengamalkannya…. memang berbagai diskusi, perbedaan bisa muncul dan panjang…… tetapi sekali lagi mulai dan mulai, syukur dengan mengenal dan memahami sejarah, cita-cita, dan nilai luhur yang ada di dalamnya….. atau sampai pada Indonesian dream is Pancasila, sukses bangsa ini jika mau memulai dengan hal sederhana, terus menerus, …. balung sumsum bangsa Indonesia ya Pancasila

        April 6, 2012 at 11:40 am

        • Risman Pandu Jiwa Nata

          Setuju, mari kita tanamkan lagi nilai-nilai Pancasila melalui P4 nya. Walaupun dalam kurikulum Sekolah sekarang tidak membahas Nilai-nilai P4 namun saya selalu masukan nilai itu, karena menurut saya nilai-nilai Pancasila adalah yang terbaik dan tepat untuk menjaga keutuhan NKRI.

          April 24, 2013 at 5:48 pm

          • Anonymous

            Au ah elap

            October 17, 2014 at 9:35 am

  10. Hudypermana

    Yach, jika butir2 p4 masih di legalkan kaum legislatif jadi terkekang ruang geraknya,

    May 4, 2012 at 8:16 pm

  11. Yudi

    seharusnya koruptor di hukum mati, hukum di negara kita terlalu lemah masyarakat di Indonesia sekarang hanya memikirkan nasib mereka untuk esok, mereka tidak memikirkan bagaimana nasib mereka bagaimana 5 tahun mendatang di negara ini, mereka memalingkan pandangan mereka dari politik, saya rasa setelah soeharto turun dari kedudukannya, negara ini tidak di segani lagi, di hina, bahkan di tantang. . . . . saya hanya berharap agar ada yang memperdulikan hukum di negara ini yang terlalu lemah

    May 19, 2012 at 9:53 pm

  12. Benny Prajoko Widodo Tatang

    Rasanya sulit kita bergerak mengembang P4 lagi. Kayaknya kita hanya mampu menanamkan pada anak-anak kita sendiri. Media di negara ini sekarang tidak bisa diandalkan untuk itu (mungkin sebagian masih ada?).
    Salut pada jenengan yang masih mengingat P4… Dan lagi mungkin jaman kita dulu yang ada Penataran P4, bukan kegiatan MOS yang tidak ada unsur mendidik moralitas sama sekali anak-anak kita.

    June 6, 2012 at 12:59 pm

  13. Anonymous

    ok. bisa namabah ilmu
    kita bangun indonesia yang lebih maju

    July 24, 2012 at 7:14 pm

  14. Anonymous

    sELAMA KEKUASAAN AMERIKA DAN INGGRIS MASIH ADA, ASIA DAN INDONESI TIDAK AKAN BISA SELAMAT, KATA-KATA PRESIDEN SOEKARNO KINI TERBUKTI SUDAH

    August 21, 2012 at 11:26 pm

  15. Angel

    Sya dpt tgs dari skola,, tpi kok ada yang beda yaa …

    September 4, 2012 at 7:36 pm

    • Yang beda bagian apanya ya ?

      September 7, 2012 at 8:02 am

  16. fanny renngur

    go P4

    January 31, 2013 at 1:21 am

  17. suritno_b@yahoo.co.id

    insya allah siap!!!

    April 2, 2013 at 10:48 am

  18. Anonymous

    Pancasila dan UUD 1945 ibrtx kitab suci bg negra kita yg membrkn ptunjuk arah hdup brbangsa dan berngra untk tu hrus kta amalkan.

    April 3, 2013 at 6:02 pm

  19. dwip

    ada istilah “BONGKAR PASANG”
    reformasi hanya mikirin bagaimana mbongkarnya,
    ngga mikirin bagaimana cara masangnya kembali.
    Kalo satpol PP emang tugasnya bongkar doang.
    kalo insan reformasi kan punya cita2 yang lebih baik dari orde baru.
    cita2 orde baru dengan repelita-nya yang sistematis Repelita I sampe Repelita IV.
    cita2 reformasi luas dan tinggi hampir susah mencapainya, sistemnya apa ?
    anak2 sekolah kalo ditanya ga da nyang tau.
    Suruh nyebutin Pancasila aja ga mudeng ?!

    Reformasi anti orde baru, orde baru anti orde lama, so ???
    orde lama ada baiknya juga koq,
    orde baru ada baiknya juga koq
    orde reformasi ada baiknya juga koq

    napa ga yg baek2 aja yang dipakai….. gitu aja koq repot.

    April 12, 2013 at 9:17 pm

  20. Selama suatu negri/daerah tidak memakai ketetapan yang sudah di tentukan di muka bumi oleh pemilik alam semesta . Jangan harap kan ada ke tentaraman. Justru malah sebalik nya. . Ke hancuran lah yang akan datang. .

    April 23, 2013 at 10:29 pm

  21. Risman Pandu Jiwa Nata

    Saya sangat setuju dengan pendapat Anda. Ketika saat ini benturan-benturan horisontal terjadi dimana-mana, kebebasan mengemukakan pendapat yang selalu diakhiri dengan tindakan anarki, dan seakan akan rasa tenggng rasa, teposeliro, gotong royong sudah tidak ada lagi, orang yang punya kuasa (jabatan, kekayaan, atau kekuatan) sudah bertindak adi gang adi gung, sepertinya Indonesia tinggal menunggu kehancurannya. Namun tidakkah kita sadari manakala Tim Sepak Bola Indonesia mengusung “GARUDA Di DADAKU” semua rakyat Indonesia bersatu padu, berbondong-bondong, membela Tim GARUDA dengan melupakan sedikit perbedaan yang sedang mewabah. Saudaraku, tidakah itu indikasi bahwa PANCASILA memang alat yang tepat untuk mempersatukan Indonesia yang berBHINNEKA TUNGGAL IKA. Malukah kita untuk mengakui hal itu. Menurut saya Pancasila memang alat yang tepat untuk tetap menjaga NKRI. Tidakkah kita sadari betapa pentingnya Penataran P4 ?

    April 24, 2013 at 5:41 pm

  22. insya allah

    April 28, 2013 at 8:38 pm

  23. adam

    izin ngopy ya gan

    September 4, 2013 at 10:32 am

    • Ok Gapapa Gan. Silahkan di Copy. Cantumkan Link sumber tulisan-nya jangan lupa ya :)

      September 8, 2013 at 1:34 pm

      • ikut copas

        October 1, 2013 at 12:09 pm

  24. adam

    makasih udah ngingetin :-)

    September 4, 2013 at 10:38 am

  25. Anonymous

    thanks

    September 16, 2013 at 8:24 pm

  26. rumusan rumusannya sudah cukup bagusss hanya saja ..yang tahu banyak..yang hafal sdikit ..yang faham sangat sedikit apalagi yang mengamalkan sangat sedilit sekali….!!!

    September 20, 2013 at 5:05 am

  27. yang menjd masalah tnggal ” MANUSIA INDONESIA” belum/tdk mampu menjalankan butir2 p4.. sebaik sedalam apapun p4 kalau tak mampu menjalankan ya.. Sprt ini lah.. Rakyat indonesia sudah trlalu trbiasa mendrta jd ya biasa saja.

    October 1, 2013 at 12:06 pm

  28. Pingback: PANCASILA LUMPUH MORAL BANGSA TERKIKIS | Share The Information, Rich the Network

  29. Anonymous

    ijin copas bro..

    May 17, 2014 at 6:38 pm

  30. Pingback: pancasila | miftah mistikuscinta

  31. kunthing blora

    Panca sila satu-satunya cara untuk menuju indonesi damai,adil,makmur,sentosa,atao ibarat syurga indonesia,mulya bersama,merata tiada derita. Untuk itu agar cepat tercapai pemerintah harus membuat aturan Nafas panca sila.dari guru,ratu romo,ibu di wajibkan melaksanakan p4.

    July 3, 2014 at 8:47 am

  32. Izin copast yaa

    August 21, 2014 at 2:12 pm

  33. Pingback: Tugas PKN 1 | Ananda.ID.Sukma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 13,838 other followers