Cerna Gambar dengan Kata-kata

50 Striker Terbaik Piala Dunia Dekade 2000’s

Piala Dunia 2010 baru saja berakhir. Spanyol menjadi juara baru. Paul sang Gurita menjadi sensasi. Diego Maradona dan Lionel Messi gagal membawa Argentina menjadi juara dunia. Pemogokan pemain Perancis.  Gagalnya tuan rumah Afrika Selatan lolos dari fase grup. Handsball Luis Suarez melawan Ghana di menit-menit terakhir perpanjangan waktu babak perempat final. Serta banyak sensasi lainnya yang tidak terlupakan. Pecinta sepakbola seluruh dunia harus kembali menunggu hingga empat tahun ke depan pada Piala Dunia Brazil 2014.

Selama satu dekade ini telah berlangsung tiga Piala Dunia, yaitu Piala Dunia 2002 Korea Selatan – Jepang, Piala Dunia 2006 Jerman, dan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Berbagai macam rekor dan sejarah tercipta selama satu dekade ini. Ronaldo memecahkan jumlah rekor gol sepanjang masa Piala Dunia dengan 15 gol pada Piala Dunia 2006. Miroslav Klose mencetak total 14 gol dalam tiga piala dunia (2002-2010). Thomas Muller menjadi Top Skorer Piala Dunia 2010 sekaligus pemain muda terbaik Piala Dunia 2010 dalam usia 20 tahun.

Pemain besar dan Legenda dalam Sepakbola terlahir dari ajang Piala Dunia. Pele dan Diego Maradona tidak pernah memenangkan Liga Champions atau Piala Champions Eropa, namun nama mereka menjadi Legenda karena mereka adalah pemain yang luar biasa dalam sejarah Piala Dunia. Dengan alasan itu, Dinolefty mencoba menyusun sebuah rangking pemain berdasarkan pencapaian mereka selama satu dekade ini dalam Piala Dunia. Rangking pemain disusun berdasarkan penampilan setiap pemain dalam Piala Dunia 2002, 2006, dan 2010. Dinolefty telah berhasil menentukan siapa sajakah 50 Striker terbaik piala dunia dekade 2000’s,  50 pemain tengah terbaik piala dunia dekade 2000’s, 50 Pemain Belakang terbaik piala dunia dekade 2000’s, 50 Kiper terbaik piala dunia dekade 2000’s.

Mari kita mulai daftar pemain dengan 50 Striker Terbaik Piala Dunia Dekade 2000’s.

50 Striker Terbaik Piala Dunia Dekade 2000’s (Urutan 50-41)

50. Sylvain Wiltord (Prancis) (Piala Dunia 2002 dan 2006)

Sylvain Wiltord

Lahir pada 10 May 1974 (1974-05-10) (umur 36).  Wiltord bermain untuk timnas Prancis dari tahun 1999 hingga 2006.

Ia memiliki caps 92 kali untuk timnas dengan 26 gol. Wiltord menjadi anggota tim Prancis yang menjuarai Piala Eropa tahun 2000 dan Finalis Piala Dunia tahun 2006. Bermain 10 kali selama Piala Dunia (3 kali pada Piala Dunia 2002 dan 7 kali pada Piala Dunia 2006 kebanyakan sebagai pemain pengganti), tanpa mencetak gol dan dua assist. Wiltord juga dapat bermain sebagai pemain sayap. Masa Kejayaan Wiltord adalah ketika bermain untuk Arsenal tahun 2000 hingga 2004.

Alberto Gilardino

49. Alberto Gilardino (Italia) (Piala Dunia 2006 dan 2010)

Lahir pada 5 July 1982 (1982-07-05) (umur 28). Gilardino bermain untuk timnas Italia dari tahun 2004 hingga saat ini. Ia memiliki caps 43 kali untuk timnas dengan 16 gol. Gilardino menjadi anggota tim Italia yang menjuarai Piala Dunia tahun 2006. Bermain 7 kali selama Piala Dunia, (5 kali pada Piala Dunia 2006 dan 2 kali pada Piala Dunia 2010 dengan 1 gol ke gawang Amerika Serikat tahun 2006 dan 1 assist di babak semifinal piala dunia 2006 melawan Jerman). Gilardino sempat bermain untuk Parma, AC Milan dan Fiorentina. Pada tahun 2005 Gilardino mendapatkan gelar Serie A Footballer of the Year dan Italian Footballer of the Year.


Andriy Shevchenko

48. Andriy Shevchenko (Ukraina) (Piala Dunia 2006)

Lahir pada 29 September 1976 (1976-09-29) (umur 33). Shevchenko bermain untuk timnas Ukraina dari tahun 1995 hingga sekarang. Ia memiliki caps 95 kali untuk timnas dengan 45 gol. Shevchenko menjadi anggota tim Ukraina yang mencapai babak perempat final Piala Dunia tahun 2006. Bermain 5 kali selama Piala Dunia, dengan 2 gol dan 1 assist. Shevchenko dikenal karena ketajamannya. Meraih Ballon D’or tahun 2004. Ukrainian Footballer of the Year tahun 1997, 1999, 2000, 2001, 2004, 2005.  Masa Kejayaan Shevchenko adalah ketika bermain untuk AC Milan tahun 1999 hingga 2006.

Seol Ki-Hyeon

47. Seol Ki-Hyeon (Korea Selatan) (Piala Dunia 2002 dan 2006)

Lahir pada 8 January 1979 (1979-01-08) (umur 31). Ki-Hyeon bermain untuk timnas Korea Selatan dari tahun 2000 hingga sekarang. Ia memiliki caps 83 kali untuk timnas dengan 19 gol. Seol Ki-Hyeon menjadi pemain inti tim Korea Selatan yang mencapai babak semifinal Piala Dunia tahun 2002. Bermain 9 kali selama Piala Dunia (tujuh kali pada Piala Dunia 2002 dan dua kali pada tahun 2006). Mencetak satu gol pada babak 16 besar melawan Italia pada Piala Dunia 2002. Seol Ki Hyeon dapat bermain sebagai pemain sayap dan striker. Seol Ki-Hyeon menghabiskan 10 tahun karirnya bermain di Eropa, di Liga Belgia (Royal Antwerp, Anderlecht) dan Liga Inggris (Wolverhampton, Reading dan Fulham).

46. Fernando Morientes (Spanyol) (Piala Dunia 1998 dan 2002)

Fernando Morientes

Lahir pada 5 April 1976 (1976-04-05) (umur 34). Morientes bermain untuk timnas Spanyol dari tahun 1998 hingga 2007. Ia memiliki 47 caps timnas dengan 27 gol. Morientes bermain di Piala Dunia 1998 (bermain satu kali mencetak dua gol ke gawang Bulgaria) dan Piala Dunia 2002 (bermain 5 kali mencetak 3 gol). Ia mengawali dua laga Piala Dunia 2002 sebagai pemain pengganti. Pada pertandingan terakhir fase grup hingga perempat final, Morientes menjadi pemain inti. Morientes menjadi partner Raul Gonzales selama Piala Dunia 2002, membantu Spanyol mencapai perempat final sebelum dikalahkan oleh Korea Selatan melalui adu penalty (0-0) (3-5). Masa Kejayaan Morientes adalah ketika bermain untuk Real Madrid tahun 1997 hingga 2005.

Henri Camara

45. Henri Camara (Senegal) (Piala Dunia 2002)

Lahir pada 10 May 1977 (1977-05-10) (umur 33). Camara bermain untuk timnas Senegal dari tahun 1999 hingga sekarang. Ia memiliki 99 caps timnas dengan 31 gol. Henri Camara menjadi pemain inti Senegal yang mencapai perempat final Piala Dunia 2002. Bermain 4 kali selama Piala Dunia 2002 dengan 2 gol dan 2 assist. Henri Camara menjadi pahlawan Senegal di babak 16 besar dengan mencetak dua gol ke gawang Swedia, termasuk sebuah golden goal yang membawa Senegal ke babak perempat final. Sepanjang karirnya Camara hanya bermain untuk klub-klub medioker seperti Wigan Athletic, West Ham, Stoke City, Wolverhampton dan lain-lain.

Cuauhtémoc Blanco

44. Cuauhtémoc Blanco (Meksiko) (Piala Dunia 1998, 2002 dan 2010)

Lahir pada 17 January 1973 (1973-01-17) (umur 37). Blanco bermain untuk timnas Meksiko dari tahun 1995 hingga sekarang. Ia memiliki 121 caps timnas dengan 39 gol. Blanco dikenal sebagai pemain dengan skill tinggi, seringkali bermain sebagai playmaker, gelandang serang selain sebagai striker. Blanco bermain 11 kali dengan 3 gol pada Piala Dunia 1998, 2002 dan 2010. Pada 17 Juni 2010, Blanco mencetak gol penalty pada pertandingan yang dimenangkan Meksiko atas Prancis 2-0 di Grup A. Gol ini menjadikannya pemain Meksiko pertama yang dapat mencetak gol pada tiga Piala Dunia yang berbeda dan pemain pencetak gol tertua ketiga sepanjang sejarah Piala Dunia. Blanco meraih Golden Boot (Top Scorer) pada Piala Konfederasi 1999 dengan 6 gol. Blanco menjadi Legenda Club America (Meksiko) dengan bermain sebanyak 333 kali dengan 125 gol.

Marc Wilmots

43. Marc Wilmots (Belgia) (Piala Dunia 1994, 1998 dan 2002)

Lahir pada 22 February 1969 (1969-02-22) (umur 41). Wilmots bermain untuk timnas Belgia dari tahun 1990 hingga 2002. Ia memiliki 70 caps timnas dengan 28 gol. Wilmots lebih dikenal sebagai gelandang serang. Pada Piala Dunia 2002 Wilmots bermain sebagai penyerang (karena alasan ini, Wilmots dimasukkan ke dalam kategori Striker). Wilmots bermain 8 kali dengan 5 gol selama Piala Dunia (PD 1994(1 kali main tanpa gol), PD 1998 (3 kali main 2 gol) dan PD 2002 (4 kali main 3 gol)). Wilmots adalah pencetak gol terbanyak Belgia sepanjang sejarah Piala Dunia. Wilmots bermain sebanyak 136 kali dengan 67 gol untuk Standard Liege, Belgia (1991-1996) dan 138 kali dengan 27 gol untuk Schalke, Jerman (1996-2000) dan (2001-2003).

Emile Heskey

42. Emile Heskey (Inggris) (Piala Dunia 2002 dan 2010)

Lahir pada 11 January 1978 (1978-01-11) (umur 32). Heskey bermain untuk timnas Inggris dari tahun 1999 hingga 2010 (pensiun setelah Piala Dunia 2010). Ia memiliki 62 caps timnas dengan 7 gol. Heskey sering dikritik karena sedikitnya jumlah gol yang dicetaknya (hanya 7 gol dalam 62 pertandingan untuk ukuran striker termasuk mandul). Kelebihan utama Heskey adalah kerja keras dan kekuatan yang dimilikinya. Heskey dapat menarik beberapa pemain bertahan keluar dari posisi sehingga akan membuka ruang untuk rekannya dapat mencetak gol. Heskey berduet dengan Michael Owen menjadi pilihan utama selama Piala Dunia 2002. Heskey bermain 9 kali dengan 1 gol dan 1 assist selama Piala Dunia (PD 2002 (5 kali main 1 gol), PD 2010 (4 kali main 1 assist)). Pencapaian Heskey selama Piala Dunia masih lebih baik dibandingkan Wayne Rooney (bermain 8 kali tanpa gol tanpa assist dan satu Kartu Merah). Heskey bermain untuk Liverpool selama musim 2000-2004 dengan 150 kali main dengan 39 gol.

Brian McBride

41. Brian McBride (Amerika Serikat) (Piala Dunia 1998, 2002 dan 2006)

Lahir pada 19 Juni 1972 (1972-06-19) (umur 38). McBride bermain untuk timnas Amerika Serikat dari tahun 1993 hingga 2006. Ia memiliki 96 caps timnas dengan 30 gol. Brian McBride bermain 10 kali dengan 3 gol sepanjang sejarah Piala Dunia ((PD 1998, bermain 2 kali dengan 1 gol), (PD 2002, bermain 5 kali dengan 2 gol), (PD 2006, bermain 3 kali tanpa gol)). Brian McBride menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang mencetak gol di dua Piala Dunia yang berbeda (1998 dan 2002). McBride juga bermain untuk Tim Olimpiade Amerika Serikat pada Olimpiade 2008, sebagai salah satu dari tiga pemain senior dalam skuad Olimpiade. McBride bermain 161 kali dengan 62 gol untuk Columbus Crew selama 1996 hingga 2004. Ia juga bermain untuk Fulham selama 2004 – 2008 dengan pencapain 153 kali bermain, mencetak 40 gol.

Lihat juga :

50 Striker Terbaik Piala Dunia dekade 2000’s (urutan 40-31)

50 Striker Terbaik Piala Dunia dekade 2000’s (urutan 30-21)

3 responses

  1. greg

    awww..
    ada sheva😀

    dari list 50 ini, gw tau siapa nomor satunya!
    hahahahaha…
    -spoiler mode on-

    emang worldcup2010 sensasional. bombastis!
    ngomong2 si paul pensiun ya🙂

    July 25, 2010 at 1:37 pm

    • Paul katanya mau kembali menjadi Gurita biasa yang akan menghibur pengunjung, ga akan dipake meramal-ramal. Katanya, si Paul malah mau di transfer ama kebun Binatang Madrid.

      Berita si Paul : http://www.fifa.com/worldcup/news/newsid=1273034/

      Berita Paul juga : http://www.fifa.com/worldcup/news/newsid=1275628/index.html#south+africa+2010s+unlikeliest+star

      “However, at the same time he was being labelled a ‘traitor’ in Germany, Paul was becoming a hero in Spain, especially after he followed up his last four forecast by predicting La Roja’s first-ever FIFA World Cup Final win. Spanish prime minister Jose Luis Rodríguez Zapatero even light-heartedly promised to send a team of bodyguards to protect this unlikeliest of football icons, while environment minister Elena Espinosa promised protection under conservation laws.”

      “Offers from Spanish businessmen also began to arrive, a summer festival was planned in the octopus’s name, while many fans of the fans who cheered Iniesta and Co to the title sported t-shirts and hats bearing the image of their new hero. Some even suggested the octopus should replace the bull as Spain’s national symbol.”

      “Even when the curtain came down on South Africa 2010 and the Oberhausen Sea Life Centre announced that Paul would be retiring on a high and “getting back to his former job of making children laugh,” the drama continued, as Madrid Zoo mounted an audacious transfer bid for their very own Galactico. Zoo spokeswoman Amparo Fernandez spoke of a desire to acquire Paul as a tribute to the triumphant Spanish team, saying: “They brought the World Cup, we [will] bring Paul. He’s a symbol of this championship.”

      Yet despite the offer of other animals and a ‘transfer fee’, not to mention an additional bid from a Russian betting firm, it seems that Paul will be staying put in Germany. “It’s totally out of the question to sell Paul or lend him out,” Sea Life spokeswoman Kerstin Kuehn announced yesterday. “He will enjoy his greatly deserved retirement in Oberhausen.”

      It seems, therefore, that Paul will be allowed to quietly leave the stage, leaving wildlife experts and football fans alike to wonder just how an octopus managed to predict his way to become a FIFA World Cup legend.”

      July 25, 2010 at 2:04 pm

  2. Pingback: 2010 in review DinoLefty.wordpress.com « Dinolefty

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s