Cerna Gambar dengan Kata-kata

Media Sosial dan Peluangnya di Masa Depan

Media Sosial menjadi hal yang penting saat ini. Media Sosial memainkan peranan yang penting hampir di semua sektor kehidupan. Dunia hiburan, politik, berita, bisnis dan juga telah merambah ke dunia pekerjaan. Harus diakui media sosial telah memainkan peranan penting dalam cara manusia berinteraksi, berkegiatan saat ini dan nanti di masa depan.

Perkembangan Media sosial tidak terlepas dari perkembangan Teknologi Informasi di dunia dalam 20-30 tahun ke belakang. Produksi Sistem Operasi seperti Windows, Mac Os dan perangkat mobile ikut membantu percepatan perkembangan media sosial. Booming Produksi Hardware seperti produk apple (mulai dari macintosh hingga era iPad) , PC, Laptop, Mobile Device juga ikut memicu revolusi sosial media di dunia.

1

Untuk dapat memahami perkembangan media sosial dan memahami betapa cepat dunia IT, Internet dan Media Sosial berubah kita harus dapat melihat kembali tahapan penting dalam perkembangan dunia Internet dan Media Sosial. Kita kembali ke tahun 1989, ketika Insinyur berkebangsaan Inggris Tim Berners-Lee memulai proyek penelitiannya di CERN (European Organization for Nuclear Research, di Swiss), untuk memulai jaringan komputer di sana. Hasil penelitiannya inilah yang nanti akan menjadi apa yang kita kenal saat ini sebagai World Wide Web (WWW).  Pada tahun 1993, CERN mendonasikan teknologi  WWW untuk dapat digunakan oleh publik.

Dalam waktu cepat, komputer-komputer di seluruh dunia mulai terkoneksi satu sama lain dan saling berbagi informasi lewat world wide web. Pada tahun 1997, kegiatan blogging dimulai, jumlah website telah mencapai satu juta. Setahun kemudian di tahun 1998, Google berdiri. Google menciptakan search engine, mesin pencari informasi di world wide web yang hingga saat ini masih bertahan sebagai mesin pencari nomor satu di dunia.

Hanya dalam 5 tahun sejak World Wide Web dibuka untuk publik, di tahun 1998, Google telah memulai revolusi informasi dengan mesin pencari-nya.

Empat tahun berselang, di tahun 2002, Friendster mulai online. Friendster bukan website media sosial pertama, namun Friendster membuka mata dunia tentang fenomena revolusi kedua dunia internet, yaitu Media Sosial. Dalam 3 bulan sejak launching, Friendster dapat mencapai 3 juta user (pengguna).

Setelah keberhasilan Friendster, mulai bermunculan website penyedia layanan media sosial lainnya.

Pada tahun 2003, MySpace dan LinkedIn diluncurkan. LinkedIn merupakan Media Sosial yang awalnya ditujukan untuk kalangan profesional, pencari kerja atau perusahaan-perusahaan pencari pekerjaan. LinkedIn tetap bertahan hingga saat ini dan menjadi salah satu media sosial paling penting selain facebook dan Twitter. LinkedIn saat ini memiliki 175 juta pengguna di seluruh dunia. LinkedIn disukai pencari pekerjaan dan perusahaan yang mencari karyawan karena LinkedIn mememang diperuntukkan sebagai Media sosial untuk golongan Profesional pencari kerja. Linked In memiliki fitur “Recommendation” dan “endorsed skill” sebagai bukti kredibilitas seseorang atas kemampuan yang dimilikinya.

Pada 2004, Facebook mulai diluncurkan. Facebook dalam beberapa tahun segera menyusul jumlah pengguna Friendster, MySpace. Facebook juga dipercaya sebagai penyebab menurunnya Friendster.

Youtube, situs berbagi video terbesar saat ini, muncul pada 2005. Saat ini, Youtube mencapai milyaran klik pengunjung yang melihat konten video di Youtube setiap hari.

Twitter, situs penyedia layanan microblogging, 140 karakter mulai beroperasi pada tahun 2006. Twitter disebut-sebut sebagai layanan SMS di Internet. Saat ini Twitter menjadi salah satu penyedia layanan media sosial terpenting di dunia selain Youtube dan Facebook.

Hingga tahun 2006, Google telah mengindex 25 MILYAR web pages, 400 juta pencarian per hari, 1,3 Milyar gambar. Semua itu terjadi hanya dalam waktu kurang dari 10 tahun sejak Google diluncurkan.

Hingga saat ini terus bermunculan media sosial lainnya, tapi tetap belum ada yang sefenomenal Facebook, Twitter, Youtube dan juga LinkedIn.

2

Setiap Media Sosial memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing. Twitter mengembangkan layanan berbasiskan Text (140 karakter). Youtube memiliki kelebihan di konten video. Facebook memiliki kelebihan di koneksi dan kemampuan interfacenya untuk menampung foto, komen, like dan sebagainya. LinkedIn juga memiliki kelebihan di tampilan dan peruntukannya yang lebih ditujukan untuk kalangan profesional.

Seiring perkembangan mobile phone pintar yang dilengkapi kemampuan konektifitas internet tinggi, koneksi Media Sosial dan kemampuan kamera pada perangkat mobile phone yang semakin canggih, trend berkembang ke arah berbagi gambar, photo. Layanan media sosial yang bersifat “VISUAL” menjadi penting. Oleh karena itulah bermunculan media sosial seperti Path, Pinterest, dan Instagram yang bersifat visual. Facebook juga menyadari hal ini. Facebook  bereaksi dengan membuat Facebook Timeline yang bersifat sangat Visual. Twitter juga memperbaharui tampilan user interface mereka dengan adanya header pada halaman profile user di Twitter.

Seperti kita lihat dari sejarah perkembangan dunia media sosial di atas, kita menyaksikan bahwa dunia berubah begitu cepat. Kita harus menyesuaikan atau ketinggalan jaman. Dalam waktu kurang dari satu dekade (10 tahun) Google, Facebook, Twitter, LinkedIn, Youtube telah mengubah cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, berjualan, mencari pekerjaan, berbelanja, mencari informasi, dan lainnya.

Perusahaan PR Burson-Marsteller menganalisis pengaruh media sosial ini dalam laporan “Global Media Sosial Check-Up 2011.” Laporan ini mengatakan bahwa 25 persen perusahaan di seluruh dunia menggunakan empat platform besar media sosial, yakni Facebook, Twitter, YouTube, dan blog. Sementara, sebesar 84 persen menggunakan paling tidak sedikit satu platform.

Menurut Burson-Marsteller, 67 persen perusahaan menggunakan Twitter untuk melakukan mention langsung ke pengguna lain dan 57 persen menggunakan retweet. Pada tahun 2010, ada 77 persen perusahaan di dunia memiliki akun Twitter-angka ini meningkat dari posisi sebelumnya 65 persen.

Media sosial adalah tool penting saat ini. Pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai 60 juta pengguna dan di tahun 2015 akan ada 100 juta pengguna. Jumlah tersebut didominasi pengguna mobile Internet. Saat ini ada lebih dari 45 juta pengguna Facebook di Indonesia. 87% pengguna Facebook di Indonesia berusia 14 tahun ke atas. Artinya, facebook merupakan tempat yang tepat untuk melakukan kampanye melalui media sosial di Indonesia.

Pengguna Twitter di Indonesia saat ini sekitar 8 juta orang, 15% pengguna Twitter dunia. Tweet dari user Twitter Indonesia sering menjadi trending topic. Ini artinya, Twitter dapat menjadi media yang potensial untuk dimanfaatkan bagi pemegang merek untuk mendapat promosi “gratis” ke seluruh dunia via Twitter.

Dekade dua ribu belasan akan menjadi ajang integrasi penting smart phone, Media Sosial dan konten dari pengguna (user generated content).  Pasar akan bergerak sesuai perkembangan teknologi mobile dan Media Sosial.

3 responses

  1. Pingback: Aku, Aktifitasku di Media Sosial | Dunia Photography

  2. Pingback: Perkembangan eBisnis dan eMarketing Melalui Media Internet |

  3. Pingback: Perkembangan IT | Rumah Ika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s