Cerna Gambar dengan Kata-kata

Event

Dinolefty 2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 42,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 16 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.


Start Up, Hak atas Kekayaan Intelektual dan Melek Digital

Di masa awal Groupon mulai terkenal.

Suatu hari seorang teman bercerita dengan antusias tentang betapa senangnya dia membeli sebuah voucher atau kupon membeli makanan di restoran favoritnya dari internet. Kupon tersebut memberikan diskon hingga 60%. Luar biasa murah. “Barusan aku beli kupon di website YYYYY (nama disamarkan), murah banget lho”, ujarnya. Saya langsung menimpali, “Beli dari Groupon bukan ?”.  “ Bukan…. Ini website baru kok, karya orang Indonesia”. Penasaran, Saya segera menuju ke alamat website yang dimaksud oleh teman Saya tersebut. Dan ternyata, benar… Groupon.. tapi versi Indonesia. 😀 . Hari itu Saya memprediksikan, akan banyak website layanan sejenis Groupon akan segera muncul di Indonesia. Setahun berselang, Groupon klone (versi tiruan) di Indonesia diperkirakan sudah mencapai 50 buah. Groupon Klone yang bertahan saat ini diperkirakan hanya sekitar belasan.

Jangan heran jika di Indonesia Kita akan sering sekali dan mudah menemukan versi klone (menyontek) dari konsep website atau aplikasi mapan dari luar negeri. Kita sudah melihat banyak Groupon Klone, versi klone Kickstarter, Game Angry Birds clone, dan lainnya. Ironisnya, semakin banyak perusahaan atau developer Indonesia yang berlomba-lomba membuat versi klone dari website yang sudah mapan di luar negeri.

Perusahaan, kelompok usaha atau developer yang masih baru (start up) sering kali terjebak dengan dilema klone ini. Beberapa berdalih, Mereka tidak “meniru”, tapi “terinspirasi”. Terlihat berbeda, tapi sebenarnya serupa. Lebih parah lagi, beberapa start up ada yang benar-benar meniru konsep, bisnis model, tampilan dan sedikit mempelesetkan nama website atau aplikasi yang telah mapan, dengan harapan memperoleh keuntungan nantinya. (more…)


“Grand Design” Inovasi Untuk Indonesia Mandiri

Inovasi berkaitan dengan pendidikan. Perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya pemikiran-pemikiran, inovasi, penemuan ilmiah seharusnya menjadi gerbong kemajuan sebuah negara. Namun, kenyataannya saat ini, lulusan perguruan tinggi Indonesia banyak yang tidak memiliki pekerjaan atau menganggur. Sarjana-sarjana inilah yang kemudian disebut dengan “pengangguran terdidik” atau “pengangguran intelek”.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan angka pengangguran mencapai  4,1 juta (21,2 persen) dari jumlah angkatan kerja sebanyak 21,2 juta pada 2011. Jumlah pengangguran yang bergelar sarjana mencapai 7,8 persen dari total angkatan kerja.

Angka pengangguran yang tinggi tidak hanya disumbang oleh masyarakat yang memiliki pendidikan rendah, tapi tak jarang juga banyak pengangguran terdidik yang kesulitan memperoleh pekerjaan sehingga menjadi beban bagi negara.  Indeks Presrasi Akademik (IPK) menjadi  tidak begitu berpengaruh. Kebanyakan sarjana tidak memiliki keahlian khusus yang menjadi faktor penarik bagi perusahaan untuk merekrut sarjana ke perusahaannya. Masalah pengangguran bukan saja berakar dari keterbatasan jumlah lapangan pekerjaan, ketidakcocokan kebutuhan pencari kerja dan penyedia kerja juga menjadi penyebab tingginya angka pengangguran.

Tingginya angka pengangguran juga menyebabkan lembaga pendidikan sering disalahkan. Lembaga pendidikan tinggi dianggap tak bisa mencetak lulusan siap pakai. Kualitas para lulusan tidak cocok dengan kebutuhan dunia kerja. Mereka tidak memenuhi standar persyaratan yang ditetapkan bagi rekruitmen tenaga kerja. Maka dari itu, kampus sebagai lembaga pencetak sarjana harus mengambil langkah cerdas dan strategis. (more…)


2011 Tunza International Children and Youth Conference, Bandung Declaration, October 1, 2011

2011 Tunza International Children and Youth Conference
Bandung Declaration
 October 1, 2011
 
 The Voice of Children & Youth for Rio+20
§1 We, the delegates to the 2011 Tunza International Children and Youth Conference representing 126 different countries, are united in calling upon world leaders to move to a sustainable development pathway that safeguards the Earth and its people for our generation and generations to come. We urge governments to respond to and not ignore the demands of the children and youth.
Section 1: Rio+20 and the Promises to Our Generation
§2 Next year, our leaders will meet in Rio de Janeiro, Brazil, to critically assess and accelerate our progress towards sustainable development. The “Rio+20” gathering will mark a generation since the 1992 Earth Summit – the first [effective] global recognition of the environmental, social and economic costs of unrestrained development.
§3 While we were not at the Earth Summit in 1992, we know that it was transformative. As the result, sustainable development has become a critical component in the protection of the environment and the eradication of poverty. We have met the youth and children who stood there and called to the moral consciences of our leaders and citizens to act.

Official UNEP Tunza Conference 2011 Theme Song – City of Glass

CITY OF GLASS by: Gary Oenawihardja
Tunza Indonesia..going road to Rio+20
VERSE:
And I said to myself
This is such a beautiful world
Since the day that I was born and until now
But lately, as we know
Human never stop sprouting pollution
If this keeps going on then word “beautiful” will be history
REFF:
Now the world turns into city of glass
When everything got worse and getting more worse
Are we doing nothing?
That’s the question of the day
Get out from the spell and break the glass
Don’t wait for the others, be the first to start
Breathe the world a new life
For the next generation
Heyy..ya..heyy…yo (4x)
BRIDGE(ending):
Leave a green life and save energy
Protect our forests
“reduce, reuse, and recycle”
Tell your neighbours and friends
Let’s all be the hero of our future..

TUNZA INTERNATIONAL CHILDREN & YOUTH CONFERENCE ON THE ENVIRONMENT 2011, Bandung, Indonesia

TUNZA

TUNZA INTERNATIONAL CHILDREN & YOUTH CONFERENCE ON THE ENVIRONMENT

ORGANISED BY THE UNITED NATIONS ENVIRONMENT PROGRAMME IN COOPERATION WITH THE GOVERNMENT OF IDONESIA

BANDUNG, INDONESIA

26 – 30 SEPTEMBER 2011

THEME: Reshaping Our future through AGreen Economy and Sustainable Lifestyle

The United Nations Environment Programme (UNEP) in collaboration with the Government of Indonesia will be organizing its Tunza International Children & Youth Conference on the Environment , from 26 to 30 September 2011. It will bring together 1400 children and youth, to discuss their role and inputs to the upcoming United Nations Conference on Sustainable Development ” Rio+20″.

Under the slogan ‘ Reshaping Our future through A Green Economy and Sustainable Lifestyle’. The conference will also review the contribution of youth to the International Year of Forests and how they can adopt more environment-friendly lifestyles. The conference themes are Rio + 20 (Green Economy) / Green Lifestyles, Forests, Sustainable Consumption and State of the Global Environment from the youth perspective.

******Nominations must be submitted to UNEP on or before 22 July 2011*******

******The United Nations does not charge a fee at any stage of the conference application process (Application, Processing, or any other fees). The United Nations does not concern itself with information on bank accounts.*******

Apply online

For further information on the conference, please contact:

The Children and Youth / Sport and the Environment Unit

Division of Communications and Public Information

Email: children.youth@unep.org

Fax: +254 -20-762 3927

Registration Children : http://unep.org/tunza/children/events/icc2011/

Registration Youth : http://unep.org/tunza/youth/conferences_events/tiyc2011/

Follow Twitter : http://twitter.com/Tunza2011

Facebook : http://www.facebook.com/pages/Tunza-Conference-2011/246340355376375